Wisata candi di Kota Ayutthaya

Mendengar kata Thailand pasti yang terlintas dipikiranmu adalah Phi-phi Island, Bangkok, Pattaya dan Krabi Island. Tapi pernah gak kamu mendengar kota Ayutthaya? Pasti masih asing di telinga kalian ya kota satu ini.

Ayutthaya berada di utara kota Bangkok, membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan darat naik kereta dari kota Bangkok menuju Ayutthaya.

TRANSPORTASI 

Gak susah untuk sampai ke Ayutthaya bahkan untuk kalian yang baru pertama kali mengunjungi kota kecil satu ini. Jika kamu berada di kota Bangkok transportasi yang aku sarankan adalah kereta api, selain murah kalian bisa menikmati pemandangan disepanjang perjalanan Bangkok-Ayutthaya!

Pertama-tama kalian pergi ke Stasiun Hua Lamphong untuk membeli tiket ke Ayutthaya cukup mengeluarkan 15 Baht dan 20 Baht untuk tiket balik dari Ayutthaya ke Bangkok. Untuk jadwal perjalanan Bangkok-Ayutthaya selalu ada dari pagi hingga jam 12 siang dan untuk perjalanan balik jadwal paling malam pukul 19:00.

IMG_20181026_110621

Hua Lamphong Station

Image result for ticket ayutthaya schedule

source: ThaiRailways.com

IMG_20181026_112233

Menunggu kereta

Sesampainya di Ayutthaya jangan bingung untuk persewaan motor buat strolling around Ayutthaya. Persis di depan stasiun Ayutthaya banyak sekali tempat penyewaan motor automatic dan kamu gak perlu khawatir tersesat di Ayyuthaya karena pemilik persewaan motor akan memberikan kalian peta candi-candi di Ayutthaya secara gratis and they’ll explain it to you. Cukup membayar 100 Baht dan waktu pengembalian motor pada pukul 19:00 malam kalian sudah bisa mengelilingi candi-candi yang ada di Ayutthaya! Dan yang penting untuk kamu ingat, tempat penyewaan motor akan meminta identitas kalian untuk ditinggalkan sebagai jaminan, entah itu KTP, Pasport dan SIM asli. sebenarnya selain menyewa motor kalian juga bisa naik tuk-tuk, menyewa sepeda maupun mengikuti tour untuk mengelilingi candi-candi di Ayutthaya, semua kembali ke selera kamu.

PRO-TIPS

  1. Sesampainya kamu di stasiun Ayutthaya langsung aja beli tiket balik ke Bangkok biar gak terburu-buru. Kecuali kalian berniat untuk tinggal beberapa hari di Ayutthaya.
  2. Kalo niat kalian gak bermalam di Ayyuthaya aku saranin pergi dari Bangkok ke Ayutthaya di jadwal kereta paling pagi, biar kalian lebih puas jalan-jalan di Ayutthaya.
  3. Pergi dengan jumlah genap kamu biar bisa sharing cost saat menyewa motor. Hitung-hitung sisa uangnya buat belanja di night market Ayutthaya :p

TEMPAT WISATA

Kalo kalian bertanya-tanya tempat apa ajasih yang perlu di kunjungi di Ayutthaya aku bakalan jawab YA CANDI_CANDI NYA DONGGGG!!!! Peninggalan arkeologis Ayutthaya sudah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada 1991. Kalian bisa melihat sisa-sisa pagoda dan candi-candi megah penginggalan kerajaan Ayutthaya setelah serangan tentara Burma di akhir abad ke-18. Dan enaknya lagi di kompleks situs arkeologis Ayutthaya candi-candi nya berdekatan jadi gak butuh waktu yang lama untuk mengunjungi satu candi ke candi lainnya.

Disini aku cuman bisa share ke kalian candi-candi yang aku kunjungi karena gak semua candi aku kunjungi, selain aku dan temanku pingin jalan yang santai banget alasan kedua untuk menghemat pengeluaran hahahaha.

  1. Wat Phra Mahathat (Temple of the Great Relics)

Candi satu ini terkenal dengan spot kepala buddha yang terjebak diakar pohon. Jika  kamu mau foto di depan kepala buddha kalian harus duduk setara dengan si kepala buddha sebagai bentuk penghormatan, kamu gak boleh berdiri atau berpose lebih tinggi kepala buddha ini. Walaupun di area candi ini banyak bangunan yang miring tidak menghilangkan gurat-gurat keindahan candi Wat Phra Mahathat. Biaya masuk candi ini hanya 50 baht.

IMG_20181026_135310

The famous head of buddha

IMG_20181026_134922

Walaupun miring tetap cantik

IMG_20181026_143500

Buddha statue

     2. Wat Ratchaburana

Wat Ratchaburana dibangun oleh Raja Borom Ratchathirat II untuk mengenang kedua saudara kandungnya yang meninggal ditempat ini. Kedua adiknya ini meninggal dalam perkelahian memperebutkan tahta kerajaan. Bangunan utama Wat Ratchaburana telah di restorasi dan bangunan utama Wat Ratchaburana ini satu-satunya bangunan yang dapat dikunjungi pengunjung untuk melihat bagian dalam ruangannya.

IMG_20181026_145829

Bagian depan Wat Ratchaburana

IMG_20181026_152253

Bangunan utama Wat Ratchaburana

     3. Wat Lokayasutharam (Sleeping Buddha)

Wat Lokayasutharam atau yang juga dikenal sebagai Sleeping Buddha. Tidak seperti candi-candi lainnya yang ada di kompleks arkeologis Ayutthaya, Wat Lokayasutharam ini tidak mempunyai pintu masuk maupun penjaganya, alias jika kamu mengunjungi Wat Lokayasutharam ini tidak kenakan biaya masuk.

IMG_20181026_160457

Sleeping Buddha

IMG_20181026_155829

The story behind Wat Lokayasutha

Dengan biaya masuk disetiap candi hanya 50 Baht untuk pengalaman melihat sisa-sisa peninggalan zaman kerajaan Ayutthaya, reruntuhan candi-candi Ayutthaya benar-benar bikin jatuh cinta, lebih keren dari yang dibayangkan! Gak kebayang bagaimana gemerlapnya dulu waktu masih berbalut emas. Hal lain yang menyenangkan dari Ayutthaya banyak night market yang harganya jauh lebih murah daripada night market di Bangkok. Dan buat teman-teman muslim gak perlu khawatir karena di  Ayutthaya banyak sekali konter halal foodnya!

Ayutthaya’s night market

Kurang lebih begitulah perjalananku mengunjungi Ayutthaya. Kalau kalian ada pertanyaan silahkan tanyakan di kolom komentar atau bisa direct message aku di instagram @gandesgurlian.

Save more, travelling more 😉

#Travelling #Backpacker #Thailand #Ayutthaya

 

Advertisements

KELILING ASIA TENGGARA SELAMA 14 HARI ( TRAVEL ON A BUDGET )

Kenapa Asia tenggara jadi tujuan ku travelling tahun ini sebenarnya karena ketidaksengajaan. Awalnya aku ingin pergi ke Nepal saat persiapan sudah 90% tiba-tiba penerbanganku di batalkan oleh maskapai yang aku gunakan, masalah operasional katanya. Karena uang sudah terkumpul, aku dan temanku berfikir untuk tetap liburan hitung-hitung sebagai hadiah untuk diriku sendiri karena udah wisuda di tahun ini. Akhirnya kita memutuskan untuk berkeliling Asia Tenggara saja menggunakan jalur darat, dengan perhitungan waktu maupun budget dalam 14 hari aku bisa mengunjungi 5 negara sekaligus!

DESTINASI

Salah satu keuntungan keliling Asia Tenggara kalian bisa langsung menjelajahi beberapa negara sekaligus tanpa harus pusing memikirkan Visa karena Indonesia termasuk bagian dari ASEAN jadi untuk berkeliling ke sesama negara anggota ASEAN kita gaperlu punya Visa, asik ga sih?

peta111

Untuk pemilihan jalur setiap orang beda-beda, ada yang memilih Singapura – Vietnam – Kamboja – Thailand – Malaysia atau Sebaliknya. Pemilihan Jalur benar-benar tergantung kalian, kalau aku memilih jalur yang sebaliknya yaitu Malaysia – Thailand – Kamboja – Vietnam – Singapura. Karena lewat jalur ini aku bisa mengunjungi ke 5 negara dengan biaya transportasi yang lebih murah.

PRO – TIPS : 

Carilah tiket yang paling murah untuk di setiap negara sebagai opsi penerbangan, jadi ga melulu biasa nya orang lewat jalur A kalian sangklek ngikutin orang tersebut. Improvisasi dikit untuk jalur perjalanan kalian bisa memangkas biaya transportasi jadi lebih murah. Apalagi kalau ada tiket promo langsung di beli aja 😉 dan jangan pas musim hujan atau high season karena harga tiket pesawat jauh lebih mahal.

Pemilihan waktu menurut aku pribadi 14 hari merupakan waktu yang pas buat mengelilingi Asia Tenggara, tidak terlalu lama tetapi kalian udah bisa mengunjungi berbagai tempat di setiap negara. Aku menghabiskan waktu 1 hari di Malaysia, 6 hari di Thailand, 1 hari di Kamboja, 5 hari di Vietnam dan 1 hari di singapura. Setiap traveler punya alasan tersendiri untuk pemilihan waktu tinggal di suatu negara, untuk itu lama berada di suatu negara tergantung kenyamanan kalian.

ITINERARY ASEAN

NOTE :

Dalam setiap perjalanan aku saranin untuk membuat itinerary atau rencana perjalanan terlebih dahulu, mau pergi kemana, bagaimana cara ketujuan tersebut, harus naik apa. Dari penyusunan itinerary yang jelas kalian bisa tau uang yang diperlukan selama liburan karena kalian perlu menukarkan mata uang ke money changer terlebih dahulu dan waktu yang kalian gunakan lebih efisien. Walaupun aku udah membuat rencana perjalanan bukti nya banyak juga tujuan yang dihilangkan ataupun diganti dengan tujuan lain entah karena perjalanan yang dituju terlalu jauh ataupun biaya yang dikeluarkan ternyata cukup mahal. Selama kalian dan partner travelling kalian asik aku rasa not always stick to the plan will be okay.

TEMPAT WISATA :

Malaysia, disini aku hanya transit sebelum ke Thailand karena terbatasnya waktu jadi aku cuman pergi ke KLCC untuk melihat the iconic Petronas Twin Towers . Kalian hanya  perlu mengeluarkan biaya untuk makan dan transportasi menuju ke KLCC dari tempat asal kalian. Sebenarnya kalau kalian punya waktu yang banyak selain KLCC kalian juga bisa berkunjung ke Batu Cave, Bukit Bintang maupun Brickfield dimana tempat-tempat wisata ini gratis.

Thailand, Selama 6 hari di Thailand banyak sekalian tempat wisata yang bisa dikunjungi. Di hari pertama aku berada di  Hatyai ( perbatasan Malaysia – Thailand ) disini aku cuman transit, sambil menunggu bus ke Bangkok aku hanya jalan-jalan mencari thai tea, mengunjungi Four Face Buddha, sisanya menunggu di terminal dan mencari makan.  Hari berikutnya aku udah sampai di Bangkok, disini aku pergi ke Chinatown, Coin Museum, Grand Palace, Wat Arun, kelilling Ayyuthaya dan Chatuchak Market.

Kamboja, awalnya di itinerary ku Angkor wat menjadi salah satu alasan aku pergi ke kamboja, tetapi karena pertimbangan biaya masuk ke Angkor Wat yang lumayan mahal $37 dan dipikir-pikir lebih baik uang nya di alokasikan ke tempat wisata lain jadi aku batal pergi ke Angkorwat, hanya numpang lewat istilah nya aku pergi ke Kamboja ini.

Vietnam, 5 hari disini aku pergi ke Mũi Né untuk melihat white sand dunes, red sand dunes, fishing village dan fairy stream. Kemudian pergi ke daerah Phú Hiệp mengunjungi Củ Chi Tunnels, terowongan pada masa perang di Vietnam. Keliling-keliling Hồ Chí Minh City buat belanja tas rotan di Ben Than market, mengunjungi Commitee Hall, Cathedral Notre dame, Central Post Office dan Tan dinh church.

Singapura, transit selama 1 hari di Singapura benar-benar ga ngerasa bosan. Karena di Changi Airport kalian dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti tour gratis modalnya hanya passport dan boarding pass, kalian bakalan diajak keliling Singapura untuk melihat Marina Bay Sand, Merlion Park dan Gardens by the bay.

PRO – TIPS :

  1. Di setiap perbatasan kalian siapin uang lebih buat jaga-jaga jika ada pihak imigrasi yang ” nakal “. Karena waktu aku di Poipet pihak imigrasi meminta 100 Baht, walaupun ga ada peraturan tertulis yang mengharuskan turis membayar dan pada saat aku keluar dari Kamboja menuju Vietnam aku dan turis-turis lainnya juga harus bayar 2 USD pfffttttt.
  2. Tukarkan sebagian besar uang kalian dalam bentuk dollar, karena nilai tukar Dollar masih tinggi di wilayah Asia Tenggara. Kemudian pada saat sampai di negara tujuan baru kalian tukarkan dollar ke mata uang yang berlaku. Another pro-tips, saat di Indonesia tukarkan dulu rupiah kalian ke mata uang negara yang kalian akan kunjungi pertama kali untuk memudahkan pembelian tiket Bus ke negara selanjutnya apabila kalian mau membeli on the spot ataupun untuk menggunakan transportasi lokal nya.
  3. Install aplikasi Grab karena di Thailand, Kamboja dan Vietnam kalian dapat gunakan jasa transportasi online ini kalau males menggunakan transportasi umum.

TOTAL PENGELUARAN

  1. Tiket PP Kereta Yogyakarta – Jakarta = Rp. 148.000,-
  2. Tiket pesawat CGK – KUL = Rp. 519.000,-
  3. Tiket pesawat SGN – CGK = Rp. 1.080.275,-
  4. Malaysia 1 hari = 92,8 MYR
  5. Thailand 6 hari = 4924 Baht
  6. Kamboja 1 hari = 19,5 USD
  7. Vietnam 5 hari = 2.077.500 VND
  8. Singapura 1 hari = 8,07 SGD

TOTAL DALAM RUPIAH = Rp. 5.920.626,52,- ( Total ini juga bisa berubah tergantung currency yang ada di money changer saat kalian menukar uang )

Pengeluaran diatas sudah termasuk makan sehari 3x, jajan, transportasi antar negara dan di dalam kota, biaya penginapan, belanja oleh-oleh, retribusi tempat wisata dan scamming tuk-tuk HAHAHAHA.

Kurang lebih begitulah itinerary umum perjalananku keliling Asia Tenggara selama 14 hari, ini hanya itinerary pertama untuk detail setiap negara akan ada di tulisanku selanjutnya. Kalau kalian ada pertanyaan silahkan tanyakan di kolom komentar atau bisa direct message aku di instagram @gandesgurlian.

Save more, travelling more 😉

#travelling #backpacker #ASEAN #backpacking #travel